Nggak (kepo) nggak tahu info

Wednesday, June 12, 2019

CONTOH SOAL Dan PEMBAHASAN PKWU Kerajinan Berbahan Limbah Berbentuk Bangun Datar KELAS XI



Soal:
1.    Jelaskan pengertian limbah secara umum dan pengertian limbah menurut Budi Santono!
2.    Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas limbah!
3.    Jelaskan jenis-jenis limbah menurut sifatnya!
4.    Jelaskan fungsi kerajinan dan unsur kerajinan!
5.    Sebutkan bentuk-bentuk bangun!
6.    Jelaskan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha!

Pembahasan:
1.    Secara umum, limbah adalah bahan buangan (sisa proses produksi)yang tidak terpakai yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Sedangkan menurut Budi Santono, limbah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari suatu sumber hasil aktivitas manusia atau proses-proses alam, dan tidak atau belum mempunyai nilai ekonomi, bahkan dapat mempunyai nilai ekonomi negatif.

2.    Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas limbah, antara lain:
       a)    Volume limbah, limbah dalam volume/ jumlah yang banyak dapat mengakibatkan banyak masalah, terutama kerusakan lingkungan.
       b)    Kadungan limbah, pada dasarnya limbah mengandung berbagai macam polutan atau zat-zat kimia yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan.
       c)    Frekuensi pembuangan limbah, limbah yang dibuang/ terbuang dalam frekuensi yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif.

3.    Jenis-jenis limbah menurut sifatnya, yaitu:
       a)    Limbah korosif, yaitu limbah yang dapat menimbulkan iritasi kulit dan korosif pada logam.
       b)    Limbah beracun, yaitu limbah yang mengandung racun berbahaya bagi manusia dan lingkungan.
       c)    Limbah reaktif, yaitu limbah yang sifatnya mudah bereaksi dengan oksigen atau limbah organik peroksida yang tidak stabil dalam suhu tinggi dan dapat menyebabkan kebakaran.
       d)    Limbah mudah meledak, yaitu limbah yang apabila melalui proses kimia dapat menghasilkan gas dengan suhu tekanan tinggi serta dapat merusak lingkungan.
       e)    Limbah mudah terbakar, yaitu limbah yang mengandung bahan yang dapat menghasilkan gesekan atau percikan api apabila berdekatan dengan api.

4.    Fungsi kerajinan ada 2, yaitu:
       a)    Benda pakai, yakni meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, atau dikenakan sebagai pelengkap busana.
       b)    Benda hias, yakni meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk  dipajang atau digunakan sebagai hiasan (elemen estetis).

       Unsur kerajinan dibagi menjadi 2, yaitu:
       a)    Unsur estetika/ keindahan. Keindahan memiliki beberapa prinsip yakni kesatuan (unity), keselarasan (harmony), keseimbangan (balance), dan kontras (contrast).
       b)    Unsur ergonomis adalah unsur yang berkaitan dengan aspek fungsional dengan prinsip keamanan (security), kenyamanan (comfortable), dan keluwesan (flexibility).

5.    Bentuk-bentuk bangun: persegi, persegi panjang, segitiga (segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, segitiga siku-siku, segitiga sembarang), jajar genjang, trapesium, layang-layang, belah ketupat, dan lingkaran.

6.    Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha, antara lain:
       a)    Berani. Sebagai seorang wirausaha harus berani dalam menjalankan/merealisasikan usaha yang ditekuninya.
       b)    Kreatif. Seorang wirausaha dituntut untuk memiliki kreativitas yang tinggi sehingga dapat bersaing dengan wirausaha-wirausaha yang menekuni bidang yang sama.
       c)    Berorientasi ke masa depan. Menjadi seorang wirausaha harus terus menatap masa depan dan terus mengikuti arus modernisasi, sehingga tidak akan ketinggalan dengan tren-tren baru yang digemari masyarakat.
       d)    Berjiwa kepemimpinan yang tinggi. Seorang wirausaha harus bisa mengatur/memimpin pekerja-pekerjanya dengan baik dan bijaksana. Oleh karena itu, seorang wirausaha harus dibekali dengan jiwa kepemimpinan yang tinggi.
       e)    Pantang menyerah. Ketika seorang wirausaha memperoleh kegagalan dalam usahanya, tidak boleh menyerah begitu saja.
       f)    Adil. Sebagai pemimpin pengusaha harus adil dalam memperlakukan para konsumen dan para pekerjanya.
       g)    Memiliki ide-ide yang baru. Dalam berwirausaha, produk-produk haru terus dikembangkan agar para konsumen tidak bosan dengan produk yang lama.

Share:

Mengidentifikasi Perencanaan Usaha Produk Kerajinan Dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar



Mengidentifikasi Perencanaan Usaha Produk Kerajinan Dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar

Baca juga : Contoh Soal PKWU dan Jawabannya


Nama usaha
Circa Handicraf
Alamat
Cihanjuang, Bandung, Jawa Barat
Jenis produk
Boneka Nusantara
Ide dan peluang usaha
Ukke Kosasih terinspirasi dari boneka Barbie yang selalu digemari oleh masyarakat. Ia akhirnya memodifikasi produksi bonekanya dengan sentuhan berbagai budaya yang ada di Indonesia.
Sumber daya yang dibutuhkan
Ø  Sumber Daya Manusia (SDM) yang pandai dalam pembuatan boneka.
Ø  Bahan utama : kain perca dan kain fanel.
Ø  Alat : mesin jahit, benang, jarum, dakron, dan lem.
Ø  Hiasan
Ø  Kemasan
Ø  Modal : Rp20.000.000,00
Ø  Metode : campuran (konveksi dan modern)
Perencanaan administrasi usaha
Ø  Buku pembelian
Ø  Buku penjualan
Ø  Surat-surat niaga
Ø  Buku pencatatan alat dan kegiatan usaha
Ø  Buku utang piutang
Ø  Perizinan usaha
Ø  Catatan kepegawaian
Ø  Pencatatan transaksi keuangan
Ø  Buku besar
Perencanaan pemasaran
Ø  Online shop
Ø  Publikasi
Ø  Promosi
Ø  Penjualan personal (personal selling)
Ø  Pameran

Share:

KERAJIAN KAP LAMPU DARI BONGGOL JAGUNG | PKWU


MENGIDENTIFIKASI PERENCANAAN PRODUKSI KERAJIAN KAP LAMPU DARI BONGGOL JAGUNG | PKWU

A.    Nama Kerajinan             : Kap lampu dari bonggol jagung

B.    Perencanaan Produksi    :
       1.    Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan
       2.    Menyiapkan desain produk
       3.    Menyiapkan modal

C.    Alat dan Bahan    :
       ⦁    Bonggol jagung kering
       ⦁    Kulit udang kering
       ⦁    Lem kayu
       ⦁    Cuka
       ⦁    Pernis semprot
       ⦁    Pisau/cutter
       ⦁    Baskom
       ⦁    Timbangan
       ⦁    Amplas
Baca Juga:
* Cara Membuat Tempat Tisu Dari Koran Bekas
* Cara Mudah Membuat Kotak Pensil Dari Stick Es Krim
Mengidentifikasi Perencanaan Usaha Bisnis

D.    Proses Produksi    :
        a.    Siapkan semua bahan dan alat.
        b.    Pertama, awetkan bonggol jagung dengan menggunakan kulit udang.
        c.    Kulit udang kering dicampur dengan cuka secukupnya, kemudian aduk hingga membentuk   jeli.
        d.    Tuangkan campuran tersebut ke dalam baskom yang sudah diisi air dan masukkan bonggol jagung. Rendam bonggol jagung sekitar 2-3 jam.
        e.    Setelah bonggol jagung selesai direndam, bonggol jagung dijemur kembali hingga benar-benar kering.
        f.    Setelah kering, amplas permukaan bonggol jagung agar permukaannya halus.
        g.    Lalu potong bonggol jagung dengan potongan kecil-kecil.
        h.    Kemudian, lem dan susun potongan-potongan bonggol jagung membentuk kap lampu.
         i.    Setelah kerajinan jadi, semprotkan pernis agar bonggol jagung terlihat halus dan mengkilap.
Share:

Tuesday, June 11, 2019

KERAJIAN BUNGA DARI SEDOTAN BEKAS

MENGIDENTIFIKASI PERENCANAAN PRODUKSI KERAJIAN BUNGA DARI SEDOTAN BEKAS

A.    Nama Kerajinan             : Bunga hias dari sedotan bekas

B.    Perencanaan Produksi    :
        1.    Merencanakan pembuatan desain
        2.    Merencanakan jumlah barang yang akan diproduksi
        3.    Merencanakan jumlah pengeluaran produksi

C.    Alat dan Bahan    :
        •    12 batang sedotan
        •    Putik bunga plastik
        •    Kelopak plastik
        •    Gunting
        •    Jarum
        •    Kawat

D.    Proses Produksi    :

1.    Siapkan semua bahan-bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
2.    Ambil batang sedotan. Selanjutnya, tiap batang sedotan dibagi menjadi 4 bagian.
3.    Setelah dibagi, potong 2/3 bagian sisi sedotan.
4.    Lalu bentuk kelopak bunga teratai dengan menggunting sisi sedotan yang sebelumnya telah dipotong secara melengkung dan membuat ujungnya lancip.
5.    Kemudian, tusuk bagian sedotan yang tidak dipotong dan dibentuk atau pangkal sedotan menggunakan jarum.
6.    Lalu masukkan kawat ke dalam lubang yang dibuat dengan jarum. Rangkai sedotan menjadi satu dengan rapi.
7.    Agar kelopak bunga tidak berhamburan, ikat kawat dengan menyatukan antara ujung kawat yang satu dengan yang lainnya.
8.    Tambahkan putik bunga dan kelopak bunga dari plastic supaya lebih menarik.
9.    Bunga teratai dari sedotan bekas sudah jadi.
Share:

Monday, June 3, 2019

KERAJIAN KOTAK PENSIL DARI STICK ES KRIM | PKWU

Ayo Kunjungi Juga :
Instagram : @devifi_art
Youtube : devifi_art
Facebook :
Twitter :

MENGIDENTIFIKASI PERENCANAAN PRODUKSI KERAJIAN KOTAK PENSIL DARI STICK ES KRIM | PKWU

A.    Nama Kerajinan             : Kotak pensil dari stick es krim

B.    Perencanaan Produksi    :
       1.    Merencanakan pembuatan desain
       2.    Merencanakan jumlah barang yang akan diproduksi
       3.    Merencanakan jumlah pengeluaran produksi

C.    Alat dan Bahan    :
       ⦁    Stick es krim
       ⦁    Cat warna
       ⦁    Lem tembak

D.    Proses Produksi    :
       1.    Langkah pertama, buat alas kotak pensil dengan cara menyusun stick es krim mendatar dan lekatkan dengan lem tembak. Pastikan lem merekat dengan kuat.
       2.    Selanjutnya, susun stick dengan cara tertimpa dan rekatkan kembali menggunakan lem.
       3.    Terakhir, hias kotak pensil dengan cara menambahkan dan memoleskan cat warna ke permukaan kotak pensil.

by Ms.Kepooo..
Share:

KERAJIAN TEMPAT TISU DARI KORAN BEKAS | PKWU

Ayo Kunjungi Juga :
Instagram : @devifi_art
Youtube : devifi_art
Facebook :
Twitter : 

MENGIDENTIFIKASI PERENCANAAN PRODUKSI KERAJIAN TEMPAT TISU DARI KORAN BEKAS | PKWU

A.    Nama Kerajinan             : Tempat tisu dari koran bekas

B.    Perencanaan Produksi    :
        1.    Menyiapkan alat dan bahan
        2.    Menyiapkan desain
        3.    Menyiapkan modal yang diperlukan

C.    Alat dan Bahan    :
        ⦁    Kardus bekas wadah sepatu
        ⦁    Koran bekas
        ⦁    Gunting
        ⦁    Cutter
        ⦁    Lem/double tape
        ⦁    Tusuk sate/lidi ukuran 30 cm
        ⦁    Pensil

D.    Proses Produksi    :
  1.   Siapkan koran sebanyak 1 lembar. Lalu potong menjadi 8 bagian membentuk persegi panjang.
  2.   Letakkan tusuk sate/lidi pada ujung potongan kertas dan taruh di alas yang rata seperti meja atau lantai.
  3.  Gulung kertas menyerupai batang rokok sambil ditekan agar lipatan padat dan sama besar.
  4.  Oleskan lem/double tape pada ujung kertas penggulungnya supaya kuat.
  5.  Setelah gulungan selesai, tari tusuk sate/lidi dari gulungan tersebut.
  6.  Buatlah beberapa gulungan kertas sesuai dengan ukuran panjang dan lebar kardus yang dipakai.
  7.  Lubangi tepat pada tutup kardus secara memanjang di tengah sebagai tempat keluarnya tisu. Setelah itu, tandai kardus dengan pena sesuai ukuran gulungan kertas agar lebih rapi dan tidak berubah posisi.
  8.  Oleskan lempada bagian permukaan kardus, kecuali bagian bawah.
  9.  Terakhir, tempelkan gulungan-gulungan kertas di permukaan kardus satu per satu hingga seluruh permukaan tertutup rapat.

Share:

Pages

Blogger templates

BTemplates.com